Pages

Subscribe:
  • Legion OF entrepreneur adalah sebuah wadah organisasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang mewadahi minat mahasiswa di bidang entrepreneur, serta sebagai wahana lahirnya para entrepreneur baru masa depan....

Senin, 31 Oktober 2011

Pentingnya Kemampuan Wirausaha bagi Generasi muda Indonesia


Di era abad 21 ini,perkembangan jumlah populasi manusia di dunia semakin meningkat.termasuk juga di indonesia,jumlah manusia di indonesia pada sensus penduduk 2010, mencapai lebih dari 400 juta jiwa. Seiring dengan perkembangan populasi yang semakin tumbuh dengan pesatnya, semakin tinggi pula tingkat pengangguran manusia pada usia produktif karena kesulitan mencari lapangan pekerjaan. Tentu saja ini menjadi suatu permasalahan yang sangat sulit di pecahkan pemerintah, banyak individu atau kelompok-kelompok masyarakat yang memberatkan permasalahan tersebut kepada pemerintah, padahal pemerintah sendiri telah banyak mencanangkan program-program kewirausahaan, dan seharusnya permasalahan tersebut bukan hanya tugas pemerintah terhadap masyarakat untuk menyediakan lapangan kerja,tetapi tugas masyarakat sendiri. Mencari pekerjaan memang sulit. Tapi,kita sebagai masyarakat modern sudah sepatutnya berfikir panjang dan dewasa terhadap permasalahan lapangan pekerjaan. Sudah pasti pekerjaan di cari seseorang agar seseorang bisa mendapatkan uang untuk bisa bertahan hidup dan juga memperbaiki kualitas ekonomi individu ataupun keluarga.
            Dalam sebuah pertemuan di istana negara, wapres Boediono mengajak para pengusaha indonesia untuk bersama menyelamatkan generasi muda indonesia yang secara geografis di untungkan dengan banyaknya usia produktif di Indonesia. Namun, jika potensinya tidak di asah  dalam berwirausaha,akan menjadi masalah besar juga.
            Apakah anda setuju dengan kondisi masyarakat indonesia saat ini, dimana masyarakat tersebut banyak yang “menjadi buruh di bangsa sendiri?”. Tentu saja keadaan tersebut menjadi suatu permasalahan yang sangat “vital” bagi bangsa indonesia. Mengap begitu?,tentu saja,karena di tengah bangsa yang berlimpah kekayaan sumber daya alam ini,rakyatnya sendiri masih harus menjadi buruh.
            Sebagai masyarakat yang modern,apalagi seorang yang berpendidikan kita jangan hanya mencari pekerjaan, tetapi kita juga harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan dengan berwirausaha. Kita sudah sering mendengar kalimat “sebuah bangsa bisa maju,jika wirausahanya maju”. Kalimat tersebut bukan hanya omong kosong belaka, dapat di buktikan dengan negara-negara maju di dunia,diantaranya amerika,singapura,dan beberapa negara-negara maju lainnya.mereka bisa maju karena masyarakat negara tersebut banyak yang berwirausaha. Seharusnya setiap masyarakat harus memiliki mental BOSS ,jangan hanya menjadi mental pekerja saja. Dengan sebuah ide kecil yang INOVATIF , maka wirausaha dapat terwujud. Sudah banyak contoh ide-ide kreatif dari para wirausahawan, tinggal kita-nya harus bisa mengaplikasikan ide-ide yang kita dapat untuk menjadi sebuah karya yang inovatif.
            Kemampuan berwirausaha dapat diperoleh dari berbagai pelatihan-pelatihan,seminar,atau dengan berinteraksi langsung kepada para pelaku wirausaha.  Dengan melakukan hal-hal tersebut kita bisa mendapatkan ilmu serta pelajaran wirausaha dan langsung bisa terjun kedalam dunia USAHA yang sangat luas.
            Meningkatkan mental generasi muda dalam berwirausaha adalah salah satu cara untuk membangun jiwa enterpreneur yang tangguh. Karena ,walaupun seseorang memahami strategi wirausaha tapi dia tidak berani terjun ke dalam dunia usaha,maka proses wirausaha pun tidak akan terwujud. Banyak yang takut akan ketatnya persaingan dengan perusahaan asing yang bermodal besar, sehingga menciutkan mental dari para enterpreneur muda indonesia. Sebenarnya, persaingan terjadi bukan untuk saling menjatuhkan antar pengusaha,tetapi persaingan terjadi untuk lebih memotivasi para pengusaha tersebut untuk lebih berinovasi dalam hasil produksi,distribusi,dan pemasarannya.
            Sebuah kata yang cukup banyak dikatakan dan didengar generasi muda indonesia diantaranya adalah kata “gaul”. Namun para pemuda tersebut banyak yang salah menanggapi akan pergaulannya,biasanya pemuda yang lebih banyak bepergian ke tempat-tempat hiburan dan perbelanjaan adalah pemuda yang gaul. Seharusnya para pemuda indonesia harus bisa lebih memahami kata gaul yang memiliki arti luas. Banyak pemuda yang tidak merasakan dan memahami akan pergaulan mereka, “apakah menggauli?, Atau digauli?”. Pemuda kita banyak yang merasa GAUL ketika mereka “di gauli” . Contoh,mereka berani menyebutkan “gue anak gaul nih ,semalem aja abis nongkrong di club,pakaian import,HP keluaran baru juga.” . melihat contoh tersebut, seharusnya kita sadar, bahwa kita sedang di gauli oleh para pengusaha-pengusaha yang inovatif  dalam usahanya,sehingga menjadikan masyarakat lebih memilih sifat konsumtif daripada produktif. Mengapa mereka bisa sehebat itu ketika Sifat masyarakat cenderung menjadi konsumtif ? karena para pengusaha memiliki pemikiran yang briliant dan berhasil mengaplikasikan produk-produk dari pengusaha-pengusaha yang lebih dahulu sehingga menjadikan inovasi baru dalam wirausahanya.Masyarakat utamanya pemuda harus gaul,tetapi mereka harus melihat gaul tersebut dari perspektif positifnya. Karena dengan kita bergaul pada segi positif,kita akan mendapatkan ilmu-ilmu yang bermanfaat.
Jika setiap masyarakat sadar akan pentingnya wirausaha,tentu saja dapat menekan jumlah pengangguran di indonesia. Oleh karena itu, kita sebagai warga negara harus memiliki mental tangan di atas yang senantiasa memberi kepada sesama ,jangan hanya bersifat tangan dibawah dengan mengharapkan pemberian dari orang lain. Berwirausahalah demi kebaikan diri sendiri dan indonesia.

                                                                                          
Penulis :
Sophan Kamajaya
Mahasiswa Ilmu Pemerintahan FISIP  Universitas Padjadjaran
08561093980  

0 komentar:

Poskan Komentar